Cara Menghitung Untung Bersih Warung Tanpa Ribet

Tim Warung242 menit baca

Banyak pemilik warung tahu berapa uang yang masuk hari ini, tapi belum tentu tahu berapa untung bersihnya. Uang masuk memang kelihatan di laci, sedangkan modal barang, biaya, dan barang yang diambil untuk dapur tidak ikut terlihat. Akibatnya, warung terasa ramai tapi uangnya tidak bertambah.

Tiga angka yang wajib kamu tahu

Untung bersih warung dihitung dari tiga hal saja. Tidak perlu belajar akuntansi.

  • Omzet penjualan — semua uang yang masuk dari jualan, termasuk yang masih jadi kasbon.
  • Modal barang — harga kulakan dari barang yang benar-benar terjual hari itu.
  • Biaya operasional — listrik, transport, plastik, sewa, dan barang yang diambil untuk dapur.

Rumusnya sederhana: omzet dikurangi modal barang dikurangi biaya operasional. Sisanya itu untung bersih.

Contoh hitungan satu hari

Misalnya warungmu hari ini mencatat angka seperti ini:

CatatanJumlah
Omzet penjualanRp 1.250.000
Modal barang yang terjual- Rp 960.000
Biaya operasional- Rp 70.000
Untung bersihRp 220.000

Dari angka itu terlihat hal penting: omzet Rp 1.250.000 terasa besar, tapi untung bersihnya Rp 220.000. Artinya, setiap Rp 1.000 jualan hanya menyisakan sekitar Rp 176 untung. Kalau ada satu saja barang yang salah harga, untungnya bisa habis.

Kesalahan yang paling sering terjadi

1. Mencatat jualan tanpa mencatat modal

Kalau hanya omzet yang dicatat, kamu tidak akan pernah tahu untungnya. Barang yang dijual Rp 23.000 dengan modal Rp 18.000 dan barang yang dijual Rp 23.000 dengan modal Rp 21.000 terlihat sama di catatan, padahal untungnya berbeda tiga kali lipat.

2. Lupa menghitung barang yang diambil untuk dapur

Mie, telur, gula, dan kopi yang dibawa pulang untuk keluarga tetap keluar dari stok. Kalau tidak dicatat, stok warung akan terlihat lebih kecil dari catatan dan untung akan terlihat lebih besar dari kenyataan.

3. Mencampur uang pribadi dan uang warung

Pisahkan sejak awal. Ambil uang warung untuk keperluan pribadi memang boleh, tapi harus tercatat sebagai pengambilan, bukan sebagai biaya.

Cara paling praktis

Kalau menghitung manual terasa berat, biarkan aplikasi yang menghitung. Di Warung24, setiap transaksi mencatat omzet dan modal barangnya sekaligus. Kamu cukup membuka halaman laporan untuk melihat angka untung bersih hari itu, lengkap dengan barang mana yang paling menyumbang untung.

Kebiasaan kecil yang bisa dimulai besok: cek untung bersih setiap malam sebelum tutup. Kalau angkanya turun tanpa alasan yang jelas, kamu bisa langsung mencari penyebabnya besok pagi.

Mau langsung coba catat jualan pakai aplikasinya? Gratis, tanpa kartu kredit.

Coba Gratis